Efisiensi Pemasaran Tomat Studi Perbandingan Antara Pedagang Pengumpul dan Pasar Induk
Keywords:
Saluran Pemasaran, Margin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi Pemasaran, TomatAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis saluran pemasaran tomat, margin pemasaran, dan efisiensi pemasaran tomat di Kelurahan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Purposive Sampling untuk petani tomat dan Snowball Sampling untuk pedagang pengumpul dan pengecer. Analisis data kualitatif dilakukan dengan menggunakan analisis saluran pemasaran, sementara analisis kuantitatif meliputi margin pemasaran, farmer’s share, dan efisiensi pemasaran. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan dua pola saluran pemasaran tomat di Kelurahan Koya Barat: (1) Pola 1: Petani → Pedagang Pasar Induk → Konsumen Akhir, dan (2) Pola 2: Petani → Pedagang Pengumpul → Pedagang Pasar Induk → Konsumen Akhir. Margin pemasaran pada Pola 1 adalah Rp. 5.000, sementara pada Pola 2 adalah Rp. 10.000. Farmer’s share pada Pola 1 sebesar 66,67%, dan pada Pola 2 sebesar 33,33%. Kedua saluran pemasaran ini dikategorikan efisien, namun Pola 1 lebih efisien karena petani menerima bagian yang lebih besar (66,67%) dengan margin yang lebih kecil (Rp. 5.000).