Uji Akurasi Data Space Shuttle Radar Topography Mission (SRTM) Versi 4.1 dalam Mengestimasi Ketinggian di Kabupaten Manokwari
Keywords:
Space Shuttle Radar Topography Mission (SRTM), Global Positioning System (GPS), Estimasi KetinggianAbstract
Salah satu data topografi yang digunakan secara luas di Indonesia adalah Data Space Shuttle Radar Topography Mission (SRTM). Dalam mengestimasi ketinggian di Kabupaten Manokwari sampai saat ini belum dilakukan kajian akurasi data SRTM. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menguji akurasi data SRTM dalam mengestimasi ketinggian di Kabupaten Manokwari. Uji akurasi dilakukan dengan membandingkan antara data SRTM dengan hasil pengukuran menggunakan Global Positioning System (GPS). Berdasarkan 3 (tiga) parameter statistik, yaitu relative bias (RBIAS), Pearson correlation coefficient (r), dan uji T, diperoleh hasil bahwa data SRTM versi 4.1 memiliki nilai RBIAS sebesar 0,19 atau 19% dengan perbedaan ketinggian rata-rata sebesar 13,97 m dibandingkan data hasil survei GPS, sehinga data SRTM versi 4.1 cukup akurat dalam mengestimasi ketinggian di kabupaten Manokwari. Selanjutnya, berdasarkan hasil uji T data SRTM versi 4.1 memiliki perbedaan yang signifikan dalam mengestimasi ketinggian di Kabupaten Manokwari dibandingkan data hasil pengukuran mengunakan GPS. Hasil uji korelasi Pearson, data SRTM versi 4.1 memiliki nilai koefisien korelasi Pearson (r) sebesar 0,896 dibandingkan data hasil survei GPS, sehingga data SRTM versi 4.1 dan data hasil pengukuran menggunakan GPS memiliki hubungan yang kuat. Perbedaan nilai ketinggian antara data SRTM versi 4.1 dan data GPS disebabkan GPS menggunakan tekanan udara untuk mengestimasi ketinggian sedangkan SRTM menggunakan pantulan elektromagnetik untuk mengestimasi ketinggian.