Identifikasi Keberadaan Gas Biogenik Menggunakan Metode Geolistrik di Perbatasan Kelurahan Koya Barat dan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura

Authors

Keywords:

Geolistrik, Schlumberger, Vertikal, Gas Biogenik, Kelurahan Koya Barat

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan gas biogenik menggunakan metode geolistrik resistivitas Schlumberger secara vertikal di perbatasan Kelurahan Koya Barat dan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dan analisis geofisika lanjutan dengan konfigurasi elektroda Schlumberger secara vertikal – 1 dimensi (sounding). Pengukuran dilakukan pada 4 titik pengukuran dengan alat geolistrik Resistivity Meter merek IRES T300f, dan data hasil pengukuran dianalisis menggunakan perangkat lunak geolistrik vertikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 2 dari 4 titik pengukuran yang teridentifikasi mengandung gas biogenik. Titik 03 menunjukkan resistivitas 61.50 Ωm pada kedalaman 12.10 – 30.20 m dan 60.50 Ωm pada kedalaman lebih dari 108.00 m, yang mengindikasikan kandungan gas biogenik sedikit pada kedalaman menengah dan dalam. Titik 10 menunjukkan resistivitas 131.00 Ωm pada kedalaman 1.69 – 2.55 m dan 57.50 Ωm pada kedalaman 5.38 – 15.90 m, yang mengindikasikan kandungan gas biogenik sedikit pada kedalaman dangkal. Litologi lapisan tanah yang mengandung gas biogenik adalah tanah lanau sedikit pasiran, sementara lapisan lainnya didominasi oleh tanah yang mengandung air asin.

References

Downloads

Published

2025-12-31