Analisis Peran Permodalan dan Literasi Keuangan Dalam Pengelolaan Usaha UMKM Kecambah di Kelurahan Gebang Kabupaten Jember
Keywords:
Keberlanjutan UMKM, Literasi Keuangan, Permodalan, Resource-Based View, UMKM KecambahAbstract
Permodalan dan literasi keuangan merupakan dua faktor penting yang memengaruhi keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, penelitian yang mengkaji keterkaitan kedua aspek tersebut pada UMKM berbasis agribisnis rumah tangga masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran permodalan dan literasi keuangan dalam mendukung keberlanjutan UMKM kecambah di Kelurahan Gebang, Kabupaten Jember melalui perspektif Resource-Based View (RBV). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Informan penelitian terdiri atas lima pelaku UMKM kecambah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pelaku UMKM mengandalkan modal pribadi sebagai sumber utama pembiayaan usaha. Literasi keuangan telah diterapkan dalam bentuk pengelolaan modal dan pengambilan keputusan usaha, meskipun pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana dan belum memisahkan keuangan usaha dengan keuangan pribadi. Sinergi antara permodalan dan literasi keuangan terbukti mendukung kelancaran operasional serta keberlanjutan usaha. Dalam perspektif RBV, modal sebagai sumber daya berwujud dan literasi keuangan sebagai sumber daya tidak berwujud saling melengkapi dalam menciptakan keunggulan pengelolaan usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa keberlanjutan UMKM tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh kemampuan pelaku usaha dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif.