Pemodelan Kebutuhan Air Tanaman Jagung (Zea mays, L) Berbasis Data Iklim Menggunakan Metode Penman–Monteith FAO-56 di Kabupaten Manokwari
Keywords:
CROPWAT, Evapotranspirasi, Jagung, Kebututahan Air Tanaman, Manokwari, Penman–MonteithAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan air tanaman jagung (Zea mays L.) berbasis data iklim menggunakan metode Penman–Monteith FAO-56 melalui perangkat lunak CROPWAT 8.0 di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Data yang digunakan meliputi suhu udara, kelembapan relatif, kecepatan angin, radiasi matahari, dan curah hujan. Analisis dilakukan untuk menentukan evapotranspirasi referensi (ETo), evapotranspirasi tanaman (ETc), curah hujan efektif, kebutuhan irigasi, serta neraca air selama satu musim tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ETo rata-rata sebesar 4,18 mm hari⁻¹, dengan nilai tertinggi terjadi pada bulan Oktober akibat tingginya radiasi matahari dan lama penyinaran. Total kebutuhan air tanaman jagung selama satu musim tanam mencapai 401,3 mm, dengan kebutuhan tertinggi pada fase pertengahan musim (mid-season). Curah hujan efektif mampu memenuhi sekitar 78,1% kebutuhan air tanaman, sehingga pada kondisi iklim normal budidaya jagung di Kabupaten Manokwari umumnya tidak memerlukan irigasi tambahan. Meskipun demikian, defisit air terjadi pada periode kritis, yaitu bulan Agustus hingga September yang bertepatan dengan fase pembungaan dan pengisian biji. Hasil simulasi menunjukkan tidak terjadi cekaman air (Ks = 1,00) maupun penurunan hasil tanaman, namun deplesi air tanah mencapai 53% pada akhir musim tanam. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Penman–Monteith berbasis data iklim lokal mampu memberikan informasi kebutuhan air tanaman secara akurat sebagai dasar penyusunan strategi pengelolaan irigasi yang lebih efisien dan adaptif terhadap kondisi iklim di Kabupaten Manokwari.
Downloads
References
Abdalla, M.M., El-Shafie, A., & Al-Ansari, N. (2023). Root development and water uptake characteristics of maize under varying soil moisture conditions. Water, 15(8), 1542.
Allen et al. (1998). FAO Irrigation and Drainage Paper No. 56: Crop Evapotranspiration.
Amalia, A., Herlina, N., & Kurniawan, A. (2025). Penggunaan Proyeksi Iklim untuk Optimalisasi Tata Tanam dengan Kc Berbeda (Studi Kasus: Tanaman Jagung di Satu Titik Tertentu di Jawa Timur). Buletin GAW Bariri (BGB), 6(2), 76-86.
Djaman, K., O'Neill, M., Koudahe, K., et al. (2022). Crop evapotranspiration, irrigation water requirement and water productivity of maize under different climatic conditions. Agronomy, 12(4), 890.
Djamen, A., & Kamasi, N. V. V. (2025). Pengembangan Smart Farming Berbasis IoT untuk Meningkatkan Optimalisasi Irigasi Pertanian dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Edutik: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, 5(6), 2234-2249.
Fessehaye, M., Abdul-Wahab, S. A., Savage, M. J., Kohler, T., Gherezghiher, T., & Hurni, H. (2014). Fog-water collection for community use. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 29, 52–62.
Killa, Y. M., Simanjuntak, B. H., & Widyawati, N. (2018). Penentuan Pola Tanam Padi dan Jagung Berbasis Neraca Air di Kecamatan Lewa Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Agritech, 38(4), 469-476.
Kumar et al. (2020). Assessment of effective rainfall and crop water requirement for irrigation planning.
Nurhidayanti, M. (2025). Optimalisasi irigasi tetes untuk produktivitas jagung di musim kemarau. Jurnal Budidaya Pertanian, 1(1), 8-14.
Paredes, P., Rodrigues, G.C., Alves, I., & Pereira, L.S. (2024). Irrigation scheduling and maize yield response to water deficits under Mediterranean conditions. Irrigation Science, 42(2), 187–203.
Pereira, L. S., Paredes, P., Rodrigues, G. C., et al. (2020). Soil Water Balance Models for Determining Crop Water and Irrigation Requirements and Irrigation Scheduling Focusing on the FAO56 Method and the Dual Kc Approach. Agricultural Water Management, 241, 106357.
Pradana, H. A., Effendi, M., & Mahmudi, K. N. (2025). Pendekatan Holistik dalam Pengelolaan Sumber Daya Air Pertanian Berkelanjutan Menggunakan Analisis Bibliometrik. Journal of Tropical Agricultural Engineering and Biosystems-Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 13(3), 337-349.
Syahputra, W. N. H., Lazuardi, A. D., Wijayanto, Y., & Tanzil, A. I. (2025). Komparasi Metode Estimasi Evapotranspirasi Berbasis Cropwat dan Python (Studi Kasus: Chiang Mai, Thailand). Plumula: Berkala Ilmiah Agroteknologi, 13(2), 50-56.
Tolomio, M., & Casa, R. (2020). Dynamic Crop Models and Remote Sensing Irrigation Decision Support Systems: A Review of Water Stress Concepts for Improved Estimation of Water Requirements. Remote Sensing, 12(23), 3945.
Wakeyo, M. B., & Gardebroek, K. (2022). Share of irrigated land and farm size in rainwater harvesting irrigation in Ethiopia. Agricultural Water Management.
Zhang, Y., Wang, J., Liu, W., et al. (2022). Crop coefficient dynamics and evapotranspiration of maize under different irrigation regimes. Agricultural Water Management, 263, 107447.
