Integrasi ChatGPT dalam Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa
Keywords:
ChatGPT, Problem-Based Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Matematika II, Kecerdasan BuatanAbstract
Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), khususnya ChatGPT, semakin berkembang sebagai pendukung pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi ChatGPT dalam model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa pada mata kuliah Matematika II. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest pada 25 mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Sistem Kelistrikan Minyak dan Gas Politeknik Negeri Ambon. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan indeks N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata mahasiswa meningkat dari 58,24 pada pretest menjadi 85,16 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,64 yang termasuk kategori sedang. Distribusi kemampuan mahasiswa juga mengalami peningkatan, ditandai dengan bertambahnya jumlah mahasiswa pada kategori baik dan sangat baik setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi ChatGPT dalam model PBL mampu mendukung pemahaman konsep, meningkatkan keaktifan belajar, serta memperkuat kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa. Oleh karena itu, integrasi ChatGPT dan PBL dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di perguruan tinggi.