Implementasi Pembelajaran Biologi Kontekstual Berbasis Lingkungan Lokal dalam Kurikulum Merdeka: Studi Kasus di SMA Negeri 3 Majene
Keywords:
Kurikulum Merdeka, Lingkungan Lokal, Pembelajaran Biologi, Pembelajaran Kontekstual, Studi KasusAbstract
Implementasi Kurikulum Merdeka mendorong pembelajaran biologi yang lebih kontekstual melalui pemanfaatan lingkungan lokal sebagai sumber belajar. Namun, penerapan pendekatan tersebut di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek pengalaman guru maupun keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman guru dan siswa dalam implementasi pembelajaran biologi kontekstual berbasis lingkungan lokal di UPTD SMA Negeri 3 Majene, mengidentifikasi kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran, serta mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas guru biologi dan siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran biologi kontekstual berbasis lingkungan lokal mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna, meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan partisipasi aktif siswa. Guru memanfaatkan berbagai potensi lingkungan lokal, seperti kebun sekolah, persawahan, kawasan pantai, dan ekosistem mangrove sebagai sumber belajar melalui kegiatan observasi, diskusi, praktikum, dan pembelajaran berbasis proyek. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, sarana dan prasarana, kondisi cuaca, serta perbedaan kemampuan siswa. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru melakukan perencanaan pembelajaran yang lebih fleksibel, memanfaatkan lingkungan sekitar secara optimal, menggunakan media alternatif ketika pembelajaran lapangan tidak memungkinkan, serta meningkatkan pendampingan selama kegiatan belajar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan lokal merupakan strategi yang efektif dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran biologi di sekolah.
Downloads
References
Carolina, H. S., Riandi, R., & Rochintaniawati, D. (2024). Integrasi potensi lokal dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, 5(2), 125–137. https://doi.org/10.32332/al-jahiz.v5i2.9413
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Fadillah, M., Zulyusri, Z., & Darussyamsu, R. (2024). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka dalam Biologi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 19608–19616.
Fullan, M. (2007). The new meaning of educational change (4th ed.). Teachers College Press.
Johnson, E. B. (2010). Contextual teaching and learning: Menjadikan kegiatan belajar mengajar mengasyikkan dan bermakna. Kaifa.
Johnson, E. B. (2014). Contextual teaching and learning: What it is and why it’s here to stay. Corwin Press.
Kemendikbudristek. (2022). Capaian pembelajaran pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Panjaitan, Y. D., & Mellisa. (2024). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran Biologi di SMA. Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi, 5(2), 310.
Pratiwi, D. A., & Lestari, S. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran biologi di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 8(1), 45–53.
Rahmawati, R., & Hidayat, T. (2023). Pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran biologi. Jurnal Pendidikan Sains, 11(2), 98–107.
Rusman. (2017). Belajar dan pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Sudarisman, S. (2021). Pembelajaran Biologi berbasis inkuiri. Jurnal Inovasi Pendidikan Biologi, 2(1), 45–53.
Tendrita, M., & Kaliu, S. (2024). Persepsi guru Biologi terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Biormatika, 10(1), 76–86.
Downloads
Published
Versions
- 2026-06-29 (2)
- 2026-06-29 (1)
