Fleksibilitas Guru dalam Pengembangan Perangkat dan Pemilihan Metode Pembelajaran pada Implementasi Kurikulum Merdeka: Studi Kasus di SMA Negeri 1 Campalagian
Keywords:
Fleksibilitas Guru, Kurikulum Merdeka, Metode Pembelajaran, Pembelajaran Berdiferensiasi, Perangkat PembelajaranAbstract
Kurikulum Merdeka memberikan ruang yang lebih luas kepada guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik. Fleksibilitas tersebut menjadi aspek penting dalam mewujudkan pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi fleksibilitas guru dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan pemilihan metode pembelajaran pada implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Campalagian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui angket kepada guru dan siswa, wawancara semi-terstruktur, observasi pembelajaran, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan fleksibilitas dengan menyesuaikan modul ajar, bahan ajar, media pembelajaran, asesmen, serta metode pembelajaran berdasarkan kebutuhan peserta didik. Berbagai pendekatan, seperti diskusi kelompok, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran kolaboratif, dan pemanfaatan teknologi digital digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Siswa memberikan respons positif yang ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi, kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, berpikir kritis, kreativitas, tanggung jawab, dan kemandirian belajar. Namun demikian, implementasi fleksibilitas masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu perencanaan, keragaman kesiapan peserta didik, kebutuhan pengembangan profesional guru, serta keterbatasan sumber belajar.
Downloads
References
Fadhil, M., & Gusmaneli. (2025). Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kreativitas belajar peserta didik. Jurnal Media Akademik, 3(5).
Fauzia, R., & Hadikusuma Ramadan, Z. (2023). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1608-1617.
Gibbs, K. (2023). Voices in practice: Challenges to implementing differentiated instruction by teachers and school leaders in an Australian mainstream secondary school. The Australian Educational Researcher, 50, 1217-1232.
Hidayat, M., & Lestari, F. (2023). Tantangan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Kependidikan, 11(1), 55-63.
Lubis, K. U., et al. (2024). Persepsi guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka. Journal of Education Research, 5(4), 5814-5819.
Makhmudah, S. (2024). Perencanaan Kurikulum Merdeka: Fleksibilitas dan otonomi. Jurnal Bidaya, 1(2).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Pratama, R. (2022). Penerapan metode pembelajaran inovatif dalam Kurikulum Merdeka di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(3), 201-210.
Rahayu, D. V., Lestari, P., Madawistama, S. T., Supratman, S., Ratnaningsih, N., & Ni'mah, K. (2024). Pelatihan desain modul ajar berbasis teknologi informasi dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Warta Desa, 6(2), 73-78.
Tunas, K. O., & Pangkey, R. D. H. (2024). Kurikulum Merdeka dan kualitas pembelajaran. Journal on Education, 6(4).
